Ucok Baba dipalak Anggota Ormas di Cafe Miliknya

Ucok Baba dipalak Anggota Ormas di Cafe Miliknya

Komedian Usnan Batubara atau akrab dipanggil Ucok Baba memperoleh tindakan tidak membahagiakan saat ada di cafe kepunyaannya yang berada di Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Depok.

Cafe punya Ucok mendadak dikunjungi seorang pria tidak dikenali, sekalian mencaci dan minta beberapa uang padanya. Pemalakan itu terjadi pada Senin 9 Agustus 2021 lalu dan trending di sosial media.

Dalam video memiliki durasi 55 detik, kelihatan seorang pria meneriaki Ucok Baba karena diperhitungkan tidak juga memberikan uang kemanan yang disuruhnya.

Baca Juga  Trik Atasi Hp Lemot Mudah, Tanpa Perlu ke Teknisi

“Cok, maap-maap ya saya anak orang kaya di Rawa Geni, saya bukanlah ngemis sama lu cok (mentang-mentang) elu aktris,” kata si pria, yang tidak diladeni benar-benar oleh Ucok Baba dalam video itu.

Pria itu minta uang Rp 500 ribu ke Ucok Baba sebagai uang keamanan karena sudah membangun usaha disitu. Tidak ingin ribut, Ucok juga memberinya uang itu.

Kasus ini sudah diatasi oleh Polres Metro Depok. Kepala Team Jaguar Polres Metro Depok, Inspektur Satu Winam Agus akui sudah membekuk pria yang menggelisahkan itu.

Baca Juga  Cara Mengatasi Laptop Blue Screen dengan Mudah

“Tanggal 9 Agustus sore, kami terima laporan warga ada tindakan meminta uang dengan paksakan pada sebuah cafe yang dijumpai pemiliknya saudara Ucok Baba,” kata Winam ke reporter Rabu 11 Agustus 2021. “Team selanjutnya bergerak dan tangkap si preman itu. ”

Winam menjelaskan, berdasarkan penjelasan yang digabungkan, si preman ialah anggota salah satunya ormas atau Organisasi masyarakat yang berada di Kota Depok. Dan saat dibekuk, mereka sedang ada di pos Organisasi masyarakat itu sekalian minuman keras.

Baca Juga  Cara Mengatasi Lupa Password Instagram, Mudah Dilakukan

“Kami sergap pos mereka, ada sekitaran 10 orang, dua salah satunya wanita, mereka sedang asyik minuman keras,” kata Winam.

Winam menjelaskan akan meneruskan kasus pemalakan di cafe Ucok Baba itu ke tahapan penyelidikan karena sudah penuhi elemen tindak pidana. “Telah kelompok pidana, menggelisahkan masyarakat dan orang usaha dimusim wabah Covid-19,” kata Winam.