Investasi Peer to Peer Lending dan Mengenali Cara Kerjanya

Menampilkan Profil Peminjam Secara Jelas

Menampilkan profil peminjam secara lengkap dan jelas akan sangat membantu inverstor dalam menyeleksi peminjam. Sebab, investor sangat berhak mengetahui latar belakang dan segala informasi peminjam.

Mereka akan memberikan dana secara langsung kepada peminjam. Bahkan jika bisa, pihak penyedia juga harus menyediakan persentase risiko dari peminjam tersebut.

Investor Berhak Menyeleksi

Sebagai investor Anda berhak menyeleksi pihak yang akan diberi pinjaman. Proses seleksi ini sangat penting untuk menghindari kerugian dan juga menentukan prospek di masa depan.

Sebab, tidak sedikit investor berniat menginvestasikan uangnya untuk pengusaha yang memiliki prospek baik agar bisa mendapat banyak keuntungan. Serta, memiliki tanggung jawab untuk melakukan pembayaran.

Baca Juga  Langkah Menghindari Sifat FOMO Dalam Dunia Mata Uang Krypto

Tidak bisa dipungkiri jika tujuan utama melakukan investasi Peer to Peer Lending adalah untuk memperoleh keuntungan.

Pendanaan Secara Online

Saat investor sudah menentukan ke mana dana mereka diinvestasikan, maka mereka hanya perlu melakukan pendanaan. Pembayaran dana dilakukan melalui platform aplikasi atau website P2P Lending tersebut.

Prose transfernya sendiri biasanya menggunakan bank konvensional yang sudah terintegrasi dengan platform tersebut. Jumlah pendanaan disesuaikan dengan nominal yang sudah disepakati.

Pengembalian Dana

Pada kesepakatan saat proses pendanaan, akan tertera waktu jatuh tempo bagi peminjam. Artinya, mereka harus mengembalikan dana yang dipinjam beserta keuntungan, paling lambat pada tanggal tersebut.

Jika peminjam tidak dapat mengembalikan dan pada waktu jatuh tempo, maka ada bunga yang harus dibayarkan. Namun, sebagai investor Anda tidak perlu khawatir jika peminjam tidak bisa bayar tepat waktu.

Baca Juga  Keuntungan Melakukan Investasi Sejak Muda untuk Anda

Karena dalam sistem Peer to Peer Lending, pihak penyedia akan menyiapkan dana darurat. Dana tersebut digunakan untuk mengganti sejumlah uang peminjam kepada investor beserta keuntungan.

Sehingga, Anda tetap bisa mencairkan uang pada waktu yang sudah ditentukan tersebut. Dan, dapat menggunakannya kembali untuk berinvestasi.